Olympiakosrekrut pemain asal Prancis Yann M'Vila id yann m'vila,sepakbola,olympiakos Selasa, 15 September 2020 6:37 WIB Peepak bola Paris St Germain Marquinhos (kiri) bererbut bola dengan pesepak bola Saint Etienne Yann M'Vil dalam laga final Piala Prancis 2020, di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Paris, Prancis, Sabtu (24/7/2020). Duapemain muda asal Brasil yang direkrut Arema FC, Pedro Henrique Bartoli (kiri), dan Hugo Guilherme Corre Grillo (kanan). (ANTARA/HO-Arema FC/VFT) Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Arema FC merekrut dua pemain Brasil, Hugo Guilherme Corre Grillo yang masih berusia 18 tahun, dan Pedro Henrique Bartoli berusia 19 tahun. Pemainasal Bontang, Kalimantan Timur itu mengatakan merayakan Idul Adha jauh dari keluarga sama sekali tak mengurangi makna Idul Adha. Merayakan Idul Adha di mana pun, kata Beni, harus tetap disyukuri dan disambut dengan perasaan gembira. "Ini adalah momen Idul Adha pertama saya di Bandung. Yang membedakan cuma tempat saja. Selainpemain Brazil, beberapa pemain seperti Raul Jimenez (Meksiko) - Wolves, Miguel Almiron (Paraguay) - Newcastle, dan Francisco Sierralta (Chile) - Watford bisa bermain untuk klubnya masing-masing pada pekan keempat Liga Premier Inggris akhir pekan ini. Baca juga: Waduh, tiga pesepak bola Rusia dijatuhi sanksi larangan tampil karena doping LANGIT7ID, Semarang - Klub PSIS Semarang resmi menggaet pemain asal Jamaika Chevaughn Walsh. Dikutip dari akun Instagram @psisfcofficial, pemain bertubuh tinggi besar ini akan mengisi satu slot pemain asing PSIS Semarang dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 yang akan digelar di Bali. apakah perbedaan single trip ticket dan multi trip ticket. - Sosok Giovani Lo Celso terpaksa harus pasrah lantaran tak bisa ikut Piala Dunia 2022 di Qatar. Gelandang tengah Timnas Argentina ini baru-baru mengungkap perasaannya yang terpaksa hanya bisa mensuport La Albiceleste bersama para penggemar lainnya di sosial media. Cedera hamstring yang diderita Giovani Lo Celso itulah yang jadi penyebab utama Lionel Scaloni tak mengizinkan ia ikut pada Piala Dunia 2022 kali ini. Menurut laporan Sportsmole, cedera hamstring Giovani Lo Celso cukup serius sampai harus naik ke meja operasi untuk menyembuhkan kendala di hamstringnya. Adapun operasi telah berjalan lancar, namun masalahnya, Giovani Lo Celso butuh waktu lama untuk pulih dari cedera tersebut. Baca juga Giovani Lo Celso Tak Ikut Serta Timnas Argentina di Piala Dunia 2022 Qatar, Curhat ke Media Sosial Baca juga Sosok Paulo Dybala, Striker Timnas Argentina yang Akan Berjuang Bersama Messi di Piala Dunia 2022 Pemain Argentina Giovani Lo Celso mengontrol bola selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Stadion Mario Kempes di Cordoba, Argentina pada 1 Februari 2022. Juan Mabromata / AFP Selain itu, walau Giovani Lo Celso tak bisa ikut Piala Dunia 2022 kali ini, dalam unggahannya ia menuai banyak dukungan dan semangat dari sejumlah akun bercentang biru seperti Messi, Dybala, Neymar, hingga pemain profesional lainnya. Profil Giovani Lo Celso Giovani Lo Celso adalah pemain sepak bola berkebangsaan Argentina. Giovani Lo Celso lahir di Rosario, Argentina, pada 9 April 1996. Tinggi badannya 177 cm. Sedangkan kaki dominannya yakni kaki kiri. Posisi yang ia tempati di dalam skuad yakni gelandang tengah. Gorontalo - Menjelang Liga 3 Indonesia putaran provinsi, diselenggarakan oleh Asprov PSSI pada pertengahan Agustus nanti, Tim Persatuan Sepakbola Indonesia Daerah Gorontalo Persidago didatangi tiga pemain asal luar daerah. Menurut Asprov Gorontalo, sebanyak 25 klub termasuk Persidago telah terdaftar untuk mengikuti liga 3 putaran provinsi. Diketahui, Liga 3 Indonesia sempat mengalami penundaan akibat wabah covid-19 pada tahun 2020. Namun dampak positifnya, klub-klub bisa melakukan persiapan matang. Tak terkecuali Persidago yang selesai menyeleksi para pemainnya. Baru-baru ini tim berjuluk Laskar Menara itu, didatangi tiga pemain dari Sidoarjo Jawa Timur, yang tiba di Gorontalo pada pekan lalu. Ke tiga pemain asal Sidoarjo itu adalah Pangestu Dwi Prasetyo, Gabril Wildania Firdaus, dan Muhammad Dwi Figo Febriyanto. "Kedatangan mereka ke Tim Persidago ini merupakan kemauan dari mereka sendiri," ungkap Helmin Hippy Asisten Manager Persidago saat ditemui Tribun Gorontalo di Stadion 23 Januari Telaga, Rabu 27/7/2022. Menurut Helmin, tiga pemain asal Sidoarjo itu ingin menimba ilmu di tim Persidago. Sebelumnya, tiga pemain tersebut sudah mengenal terlebih dahulu tim asuhan dari Romy Malanua ini. Karena sempat melihat tim Persidago berlaga di Liga 3 dan Piala Indonesia tahun lalu. "Saya kenal tim Persidago ini sudah dari tahun lalu, dan saya memang ingin bermain di sini. Karena cara bermainnya saya suka," ungkap Gabril Firdaus, kepada Tribun Gorontalo. Gabril juga ingin mencari pengalaman di luar daerah, karena selama ini, Ia mengaku hanya bermain di seputaran pulau jawa. Berbeda halnya, Muhammad Dwi Figo Febriyanto, Ia ingin bergabung dengan tim yang dimiliki Kabupaten Gorontalo ini, untuk mencari tantangan baru di luar jawa. Pria yang sering disapa Figo ini sebelum bergabung dengan Persidago, Ia sempat ditawari bergabung dengan salah tim yang berada di Jawa Tengah. "Saya lebih pilih tim ini, karena ingin mengekspor dan mencari pengalaman baru yang berada di luar jawa," ujar Figo. Adapun motivasi dari ke tiga putra daerah Sidoarjo bergabung dengan tim Persidago ini secara garis besar untuk mengangkat nama Persidago. "Agar warga gorontalo bangga dengan tim Persidago ini, karena tim ini dicap baik di kanca Nasional," ujar Pangestu. * - Gorontalo merupakan salah satu kota tertua di Pulau Sulawesi selain Makassar, Parepare, dan Manado. Gorontalo terletak di Semenanjung Gorontalo di Pulau Sulawesi, tepatnya di bagian barat Provinsi Sulawesi Utara. Asal-usul Nama Gorontalo Kota Gorontalo diperkirakan sudah terbentuk sejak kurang lebih 400 tahun yang lalu. Oleh karena itu, Gorontalo merupakan salah satu kota tertua di Pulau Sulawesi, karena sudah ada sejak sekitar tahun 1500-an pada abad ke-16. Kata Gorontalo pada dasarnya berasal dari kata Hulontalo. Hulontalo sendiri adalah singkatan dari Hulontalangi, sebuah nama salah satu kerajaan yang ada di Gorontalo. Konon, di masa Belanda berkuasa, orang Belanda kesulitan dalam menyebutkan Hulontalo. Sehingga berubah menjadi Gorontalo. Beberapa versi lain soal asal-usul nama Gorontalo dan maknanya yakni Hulontalangi, Lembah yang Mulia Hulontalangi berasal dari dua suku kata, yaitu Huluntu yang berarti lembah dan Langi yang berarti Mulia. Baca juga Asal-usul Nama Pasuruan Hulontalangi, Daratan yang Tergenang Air Hulontalangi juga punya makna versi lain yakni daratan yang tergenang. Gorontalo - Moncongbulo Muda berhasil mencuri perhatian pada babak penyisihan Grup C Liga Futsal Nusantara 2023, di GOR David Tony, Senin 5/6/2023. Tim asal Sulawesi Tengah Sulteng itu menggilas Molalahu FC MFC dari Gorontalo dengan skor telak 20-0. Gol Moncongbulo Muda masing-masing dicetak Ade Nugraha 3, Muhammad Taufik 3, Muhammad Ikbal Ramli 3, Yusril Saputra 3, Farhan 2, Irwansah Arman 2, Muhammad Yusuf, Muhammad Yusuf Alfadilah, Muhammad Fikri, dan Fajar. Jalannya Pertandingan Peluit kick-off baru berbunyi, Moncongbulo Muda langsung tancap gas. Sang kapten tim, Farhan membuka keran gol bagi Moncongbulo Muda. Ade Nugraha lalu menggandakan kedudukan lima menit kemudian. Belum sempat pemain MFC menghela nafas panjang, gawang mereka kembali kebobolan. Berawal dari penetrasi di sisi kanan pertahanan MFC, Muhammad Taufik mengirimkan umpan silang ke rekannya. Sontekan tap-in Yusril Saputra mengubah skor jadi 3-0. Ketinggalan tiga gol, MFC mencoba menekan Moncongbulo Muda. Sayangnya, penyelesaian beberapa pemain MFC begitu buruk. Sebaliknya, Moncongbulo Muda justru kembali merobek jala MFC lewat Muhammad Yusuf. Semenit kemudian Muhammad Fikri menjadikannya 5-0. Lalu Muhammad Yusuf Al Fadilah mencetak gol keenam untuk Moncongbulo Muda. Baca juga Liga Futsal Nusantara 2023 Derby Sulsel - Sulteng Ricuh, 2 Pemain Kena Kartu Kuning Belum sempat membangun serangan, MFC lagi-lagi kebobolan. 10 permainan tradisional gorontalo, permainan tenggedi, permainan tradisional sulawesi barat, sebutkan 5 nama jenis permainan tradisional dalam bahasa gorontalo, permainan auta, cara bermain Ponti, olahraga tradisional daerah kabupaten banyuasin berjumlah, permainan ponti gorontaloGorontalo adalah provinsi di Indonesia yang lahir pada tanggal 5 Desember 2000 dan memiliki ibu kota provinsi bernama sama yaitu, Kota Gorontalo. Sama halnya dengan ibu kotanya, Provinsi Gorontalo terkenal dengan julukan "Serambi Madinah".Berikut ini kami sampaikan beberapa permainan tradisional khas yang ada di Provinsi Kalimantan Timur yang dimainkan oleh anak-anak remaja baik yang masih dimainkan hingga sekarang ataupun yang sudah mulai ditinggalkan oleh pemainnya, lengkap dengan arti, sejarah, gambar, dan penjelasannya. Daftar isiAwutaBilu-BiluluBunggoKoba-KobaMomotahuPalapuduPontiTanggediTengge-TenggeTepa TonggoTok Kak Mabolo egrangTumbu-Tumbu Balanga1. AwutaAwuta / Aawuta / Tanggi merupakan salah satu permainan tradisional Gorontalo yang sejenis dengan permainan congklak. Dahulu permainan ini hanya dimainkan ketika dalam suasana berkabung saja, misalnya ketika seseorang meninggal dunia. Awuta sendiri berasal dari kata Huta yang berarti tanah, yang bermakna segala sesuatu yang hidup nantinya akan kembali ke tanah. Sama seperti permainan coklak pada umumnya, permainan ini juga dimainkan oleh dua atau tiga orang anak. Umumnya anak – anak yang memainkan permainan ini berkisar 5 – 12 tahun. Permainan biasa dilakukan di bawah rumah panggung, dengan menggali tanah menjadi 12 lubang kemudian diisi batu secara bergatian oleh pemain. Apabila batu terakhir berada pada lubang yang kosong, pemain mengucapkan “Denggu”, yang menandakan permainan telah usai, kemudian diulang lagi dari Bilu-BiluluBilu-bilulu merupakan permainan hadang versi gorontalo. Permainan bilu-bilulu mungkin akan mengingatkan Anda pada permainan gobak sodor. Konsep dari permainan ini adalah dua orang pemain bertugas untuk menghadang seorang pemain yang berperan sebagai burung. Bilu-bilulu, adalah nama burung kecil yang gesit, konon berasal dari nama seorang anak laki-laki yang sedang memburu burung tersebut. Permainan ini digelar dimana saja dan kapan pun, pada saat terang bulan, di pantai juga di tumpukan jerami. Dimainkan oleh tiga anak berusia lima hingga 14 tahun. Dua orang berperan sebagai pemburu/penghadang, satu orang berperan sebagai burung, yang bertugas mengumpulkan sesuatu, tanpa harus tersentuh oleh si pemburu. Jika tersentuh, maka permainan terhenti, si pemburu yang menyentuh mengambil peran sebagai BunggoBunggo adalah meriam bambu yang dikenal di Gorontalo dikenal dengan nama "Bunggo" adalah permainan tradisional melayu khas yang populer dan dikenal di berbagai daerah. Permainan ini marak dimainkan anak-anak saat pulan ini sejenis meriam yang terbuat dari bambu dan biasanya mulai marak dimainkan oleh anak-anak. Saat dimainkan, sekumpulan anak-anak di Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango menghabiskan waktu dengan sepotong bambu. Botol lampu minyak tanah menemani mereka silih berganti saling sahut menyahutan suara letupan tradisional Bunggo ini biasanya hanya dilakukan setahun sekali dan dijadikan sebagai sarana menyambut kemeriahan malam Tumbilotohe. Adapun bahan bakarnya yakni minyak tanah yang saat ini susah Koba-KobaKoba Koba adalah permainan Gorontalo yang menggunakan dua buah gelang karet. Permainan koba-koba dapat dimainkan oleh dua sampai 5 orang. Pertama-tama dua karet diletakkan di atas telapak tangan kemudian dilemparkan ke lantani. Lalu jari kelingking digoreskan di antara kedua karet tersebut. Dengan menggunakan kuku jempol, salah satu karet disentil ke arah karet yang lainnya. Kemudian pertemuan antara kedua karet disentuh dengan kelingking. Lalu kedua karet ditiup, bila karet terpisah maka salah satu karet menjadi milik juga yang menggunakan 3 buah karet, sama seperti permainan dua karet pertama-tapa 3 buah karet diletakkan di atas telapak tangan, lalu dilemparkan ke lantai. Lalu jari kelingking digoreskan di antara kedua karet tersebut. Dengan menggunakan kuku jempol, salah satu karet disentil ke arah karet yang lainnya. Kemudian pertemuan antara kedua karet disentuh dengan kelingking. Lalu kedua karet ditiup, bila karet terpisah maka salah satu karet menjadi milik pemain. Hal ini dilakukan terhadap karet ketiga. Sumber MomotahuMomotahu adalah salah satu permainan tradisional Gorontalo, Permainan ini menggunakan buah kemiri yang dibidik dengan menggunakan karet gelang. Dulu hampir di setiap rumah masyarakat Gorontalo , ditanami pohon kemiri, buahnya yang keras kemudian dijadikan mainan oleh anak-anak, diletakkan di atas botol, kemudian dibidik dengan menggunakan karet gelang pada jarak tertentu, permainan ini biasanya dimainkan pada waktu senggang, baik di rumah maupun di sekolah. Belakangan setelah ada kelereng, buah kemiri perlahan PalapuduMainan anak-anak untuk perang-perangan yang terbuat dari seruas cabang bambu/buluh yang dibuat seperti pompa sepeda, sedangkan pelurunya adalah biji ketumbar atau daun ini mengasah kemampuan kerja sama dan kekompakkan, selain untuk bermain perang-perang alat ini juga bisa juga berfungsi untuk mengusir hewan seperti anjing, nyamuk, dal pelurunya sendiri bisa memakai kertas ataupun buah-buahan yang berbentuk kecil bulat dan agak keras seperti buah bonsai. Untuk peluru kertas sendiripun harus kertas yang basah agar kertas bisa dibentuk menjadi bulat sehingga bisa dimasukkan kedalam lubang PontiPonti adalah nama sebuah permaian di Gorontalo, Di Jawa dan tempat lainnya dikenal dengan nama permainan bola bekel. Bedanya, di Gorontalo menggunakan bola tenis pengganti bole bekel dan Biya sebagai bijinya. Di Jawa Timur permainan ini dimainkan menggunakan bola karet seukuran bola pingpong dan biji bekel yang terbuat dari kuningan atau plastik. Sementara di Jawa Barat, permainan bekel disebut dengan beklen umumnya menggunakan biji kuwuk kerang sebagai biji bekel. Lain halnya di Kepulauan Riau, permainan bekel memiliki sebutan besimbang, dimainkan dengan bola bekel yang terbuat dari kulit kerang yang telah dipoles sehingga permukaannya menjadi licin dan berbentuk seperti bekel biasanya dimainkan oleh 2-5 orang pemain dengan cara bermain sebagai berikutSiapkan bola bekel dan 5 buah biji melakukan pengundian untuk menentukan urutan dilakukan dengan mengumpulkan biji bekel setelah bola bekel dilambungkan ke udara, kemudian dilanjutkan dengan mengambil kembali bola setelah satu kali pantulan babak pertama, pengumpulan biji bekel dilakukan secara bertingkat. Pada babak pertama, pemain mengambil 1 buah biji bekel pada pantulan bola pertama, mengambil 2 biji bekel pada pantulan bola kedua, dan akan berganti ke pemain berikutnya apabila tidak berhasil mengumpulkan biji bekel pada pantulan bola bekel atau muncul pelanggaran yaitu menyentuh biji bekel lain saat mencoba mengumpulkan biji babak kedua, biji bekel diatur dengan posisi menunjukkan sisi yang babak ketiga, biji bekel diatur sama dengan posisi menunjukkan sisi berbeda dari babak keduaPemenang permainan ini adalah pemain pertama yang berhasil menyelesaikan setiap babak dalam TanggediTanggedi adalah permainan tradisional yang mengggunakan bambu sebagai alat utamanya. Bambu tersebut berukuran panjang kira-kira 2 meter. kemudian kira-kira 40-50cm dari ujung bambu diberi pijakan untuk kaki. Di daerah lain memiliki nama yang berbeda-beda, seperti di Jawa tengah egrang, jawa barat Tengge-TenggePermainan tengge-tengge dalam bahasa Gorontalo merupakan permainan tradisonal lompat-lompatan pada bidang-bidang datar yang digambar di atas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak satu ke kotak berikutnya. Permainan tengge-tengge biasa dimainkan oleh 2 sampai 5 anak perempuan dan dilakukan di halaman. Namun, sebelum kita memulai permainan ini kita harus membuat kotak-kotak di pelataran semen, aspal atau tanah, menggambar 5 segi empat berhimpit vertical kemudian di sebelah kanan dan kiri diberi lagi sebuah segi bermainnya sederhana saja, cukup melompat menggunakan satu kaki di setiap petak-petak yang telah digambarkan sebelumnya di tanah. Untuk dapat bermain, setiap anak harus mempunyai kereweng atau gacuk yang biasanya berupa pecahan genting, keramik lantai, ataupun batu yang datar. Kereweng atau gacuk dilempar pada salah satu petak yang digambar di tanah, petak yang ada gacuknya tidak boleh diinjak atau ditempati oleh setiap pemain, jadi para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada. Saat melemparkannya tidak boleh melebihi kotak yang disediakan, jika melebihi, maka dinyatakan gugur, dan diganti dengan pemain selanjutnya. Pemain yang menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu melemparkan gacuk dengan cara membelakangi tengge-tenggenya, jika pas pada petak yang dikehendaki, maka petak itu akan menjadi “sawahnya”, artinya di petak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak dengan dua kaki, sementara pemain lain tidak boleh menginjak petak itu selama permainan. Peserta yang memiliki sawah paling banyak adalah pemenangnya. Permainan ini sangat seru karena biasanya paling sering kesalahan yang dilakukan adalah saat kita melempar gacuk tapi tidak pas di kotaknya atau meleset dari Tepa TonggoTepa tonggo merupakan salah satu jenis permainan rakyat tradisional yang terdiri dari dua kata yaitu tepa dan tonggo. Tepa artinya sepak atau tending, dan tonggo artinya jongkok. Jadi tepa tonggo adalah permainan menendang dan berjongkok. Tepa Tonggo sebagai salah satu olahraga tradisional masyarakat, hal ini sesuai dengan penggalian pengamatan pemenuhan persyaratan sebagai salah satu olahraga tradisional yang perlu dimasyarakatkan. Permainan ini sekilas mirip sepakbola, yang membedakannya ialah, pada Tepa Tongo para pemainan memainkan bolanya dalam keadaan juga gawang yang dibuat dengan bambu kuning yang ditanjapkan ke tanah. Di bagian bawah tiang gawang diberi potongan buah kelapa kering batolo kelapa / unggulo dan mayana. Sementara itu di bagian atas dan bawah diberi daun polohungo pohon ekor ayam. Dalam pengukuran lapangan dibuat tali yang terbuat dari ijuk pohon enau yang dibuat langsung oleh para unik dalam pengukuran lapantan digunakan satuan langkah yakni Panjang lapangan 20 langkah 27m, dan lebar la[angan 13 langkah 18m. Sementara itu, bola yang digunakan terbuat dari daun pisang kering luli dengan dimeter kira-kira 17 Cm. Sedangkan ukuran gawangnya lebar 3,2 m dan tinggi 1,6 permainanKetika menendang bola, tangan memegang lutut kaki. Saat berlari mengejar bola, satu tangan harus bertumpu di tanah dan tangan satu lagi memegang dapat digunakan untuk menahan dan mendribel dapat digigit sementara untuk dimainkan dapat didribel dengan syarat tidak boleh lebih dari 3 langkah, selanjutnya harus dioper atau pemain Tepa Tonga adalah 5 orang per tim, dengan durasi permainan 6 menit dengan istirahat perbabak 1 menit. Selama permainan berlangsung diiringi musik tradisional yang terdiri dari alat musik rebana, polopalo, dan gendang. Sumber11. Tok Kak Mabolo egrangEngrang atau dalam bahasa suku Bajo adalah tok kak mabolo merupakan permainan yang biasanya dimainkan ketika matahari sudah turun atau menjelang sore hari hingga adzan Magrib. Tok kak mabolo itu diambil dari dua kata. Tok kak artinya tiang, sedangkan mabolo artinya membuat tok kak mabolo, warga suku Bajo mengandalkan kayu bulu. Perlu diketahui, kayu bulu mirip dengan bambu. Sebelum dibuat, kayu bulu terlebih dahulu diasah hingga halus. Fungsinya saat dimainkan, tidak terjadi luka di kaki bila berbenturan dengan kayu pijakan diberikan kayu setebal dua sentimeter, fungsinya bisa menahan beban tubuh seseorang yang menaiki tok kak mabolo. Selain itu, jarak bagian pondasi dengan kayu yang dipakai untuk pijakan tidak terlalu jauh. Biasanya untuk anak-anak hanya sejengkal jarak dari tanah ke kayu yang dipakai untuk pijakan kaki. Sementara untuk orang dewasa, dibuat agak lebih Tumbu-Tumbu BalangaPermainan menggunakan semacam syair/mantera, semula bertujuan untuk membujuk bayi yang menangis, dilakukan dengan menepuk-nepuk meja atau kursi dengan kepalan tangan, pukulan yang kian keras, terbukti mampu mencuri perhatian bayi yang menangis hingga terdiam. Permainan ini dimainkan berkelompok dengan saling menyusun tangan, saat mantera berakhir tangan paling bawah yang dinyanyikan “Tumbu-tumbu balanga, balanga li masoyi/ Soyi-soyi leke, leke kambu-kambu /Bu’ade tibawa/Tutuiyo Hulawa"“tumbu tumbu blanga, blanga minya drom. Drom cakalele buka satu dibawah.”Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Mereka mengajak hingga 5 sampai 6 orang, lalu duduk di teras rumah atau di mana saja yang nyaman bagi mereka anak dalam permainan ini akan membentuk lingkaran sambil duduk bersila. Kedua tangan diluruskan kedepan, telapak tangan dikepalkan dan saling disilangkan satu sama tangan akan diurutkan secara bertingkat dari bawah hingga ke atas. Setelah semua tangan menyatu dalam lingkaran, anak-anak akan mulai menyanyikan lagu tumbu-tumbu lagu berakhir kepalan tangan yang paling bawah akan dibuka, lalu nyanyian akan diulangi. Begitu seterusnya hingga kepalan tangan paling atas.

pemain bola asal gorontalo